Purwakarta, Selasa 30 Desember 2025 — Festival Gandrung Mulasara 2025 kembali digelar di Aula SKB Purnawarman Purwakarta. Festival ini mengusung tema “Manusa Linuhung Mulasara Jeung Guguru Ka Alam Ciptaan” yang mengajak seluruh peserta untuk menghargai alam, berkarya dengan bijak, dan belajar dari lingkungan sekitar. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, Dinas Pendidikan, serta dinas-dinas terkait lainnya. Acara berlangsung meriah dengan adanya penampilan live music serta kehadiran panitia dan tim penilai festival.
Festival Gandrung Mulasara merupakan ajang pameran hasil karya sekolah-sekolah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Purwakarta. Setiap sekolah yang ikut serta harus melalui proses kurasi yang ketat di tingkat kecamatan. Dari banyaknya sekolah SD dan SMP yang ada, hanya delapan sekolah terbaik yang dipilih untuk mewakili setiap kecamatan. Kecamatan Purwakarta menjadi salah satu peserta, dan SDN 3 Ciseureuh kembali dipercaya sebagai perwakilan kecamatan.
Pada Festival Gandrung Mulasara tahun 2025 ini, SDN 3 Ciseureuh menampilkan produk minuman tradisional bernama Tebu Fresco Botani. Minuman ini dibuat dari bahan alami hasil kebun sekolah, seperti air tebu, jeruk nipis, dan daun herbal. Produk ini tidak menggunakan pemanis buatan maupun bahan pengawet, sehingga aman dan menyehatkan. Inovasi ini menjadi bukti bahwa siswa dapat belajar mengolah bahan alam menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai.
Keikutsertaan SDN 3 Ciseureuh pada festival ini merupakan tahun kedua berturut-turut. Pada tahun sebelumnya, SDN 3 Ciseureuh juga berhasil lolos kurasi dan mengikuti Festival Gandrung Mulasara dengan produk Wedang Rempah. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa SDN 3 Ciseureuh terus konsisten dalam mengembangkan kreativitas siswa melalui pembelajaran berbasis kearifan lokal dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kegiatan festival ini, SDN 3 Ciseureuh didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Yuni Handayani, S.Pd., SD. Stand pameran dijaga oleh Ibu Emi Sumarni, S.Pd. bersama salah satu siswa, Sereen Hafidzaturasyuqah, yang turut berperan aktif dalam memperkenalkan produk kepada para pengunjung. Kehadiran guru-guru SDN 3 Ciseureuh sebagai tamu undangan juga menambah semangat dan kebersamaan warga sekolah.
Alhamdulillah, produk Tebu Fresco Botani mendapat sambutan yang sangat baik dari para pengunjung. Banyak pengunjung yang tertarik untuk mencicipi dan membeli produk tersebut hingga dinyatakan laris terjual. Hal ini menjadi kebanggaan bagi seluruh warga SDN 3 Ciseureuh, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan berkarya.
Melalui keikutsertaan dalam Festival Gandrung Mulasara 2025, SDN 3 Ciseureuh berharap dapat terus menanamkan nilai kerja sama, kreativitas, dan cinta lingkungan kepada para siswa. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar berani tampil, berkomunikasi, serta mengenal dunia kewirausahaan sejak dini.
Sebagai penutup, keikutsertaan SDN 3 Ciseureuh dalam Festival Gandrung Mulasara 2025 menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar langsung dari alam, lingkungan, dan pengalaman nyata. Semoga keberhasilan ini dapat terus memotivasi seluruh warga sekolah untuk berinovasi, berkarya, dan menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari proses belajar sepanjang hayat.